PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) https://www.aksiologi.org/index.php/praja <ul> <li>Journal Title : <a href="https://aksiologi.org/index.php/praja/about"><strong>PRAJA Observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik</strong></a> </li> <li>Initials : <a href="https://aksiologi.org/index.php/praja/about"><strong>PRAOB</strong></a></li> <li>Grade : -</li> <li>Frequency : 6 issues per year</li> <li>DoI : <a href="https://doi.org/10.69957"><strong>10.69957</strong></a></li> <li>Online ISSN : <a href="https://portal.issn.org/resource/ISSN/2797-0469"><strong>2797-0469</strong></a></li> <li>Editor in Chief : <a href="https://sinta.kemdikbud.go.id/authors/profile/6739071"><strong>Kusnan</strong></a></li> <li>Publisher : <a href="https://aksiologi.org/"><strong>Community of Research Laboratory</strong></a></li> <li>Cite Analysis : <a href="https://scholar.google.com/citations?hl=id&amp;view_op=list_works&amp;authuser=2&amp;gmla=&amp;user=W6ZgRd4AAAAJ"><strong>Google Scholars</strong></a></li> <li>Indexing : <a href="https://garuda.kemdikbud.go.id/journal/view/21828"><strong>GARUDA</strong></a></li> </ul> <p>Jurnal <strong>PRAJA Observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik</strong> is a double -blind peer-reviewed open access journal established by Community of Research Laboratory.</p> <p><strong>PRAJA Observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik, e- ISSN: 2797-0469 ini</strong> diterbitkan oleh Departemen Aksiologi, Community of Research Laboratory, Surabaya, Indonesia sebagai media komunikasi dan diseminasi hasil penelitian dan karya ilmiah di bidang <strong>Administrasi Publik</strong>, <strong>Administrasi Bisnis, </strong><strong>Manajemen Publik</strong>; <strong>Pelayanan Publik</strong>; <strong>Kebijakan Publik</strong>; <strong>Governance</strong>; <strong>Local Government</strong>; <strong>Lembaga Internasional</strong>; dan <strong>Pembangunan</strong>. Redaksi PRAJA oberver sangat terbuka menerima artikel dan resensi buku terkait ruang lingkup kami di bidang administrasi publik dan Administrasi Bisnis.</p> COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA en-US PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) 2797-0469 <p>Ketentuan hukum formal untuk mengakses artikel digital jurnal elektronik ini tunduk pada ketentuan lisensi <em><strong>Creative Commons Attribution-ShareAlike</strong></em> (<strong>CC BY-SA</strong>), yang berarti <strong>PRAJA Observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik, e- ISSN: 2797-0469</strong> berhak untuk menyimpan, mengubah format, mengelola di pangkalan data, memelihara dan menerbitkan artikel tanpa meminta izin dari Pencipta selama tetap mempertahankan nama Pencipta sebagai pemilik Hak Cipta.</p> PERENCANAAN PENGEMBANGAN POTENSI DAERAH MENGGUNAKAN PENDEKATAN LOCAL ECONOMIC DEVELOPMENT DI KABUPATEN SIDOARJO https://www.aksiologi.org/index.php/praja/article/view/2605 <p>Penelitian ini bertujuan menganalisis perencanaan pengembangan potensi daerah menggunakan pendekatan Local Economic Development (LED) di Kabupaten Sidoarjo. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan fokus pada empat indikator LED menurut Edward J. Blakely (1989): lokalitas, model berbasis ekonomi, sumber daya ketenagakerjaan, dan sumber daya komunitas. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan informan kunci dari Bappeda, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, DPMPTSP, PT. Kerta Rajasa Raya, dan masyarakat, serta observasi dan dokumentasi. Teknik analisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman (1994) meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan komponen lokalitas mencerminkan konsep lama LED dengan penekanan pada keunggulan lokasi fisik strategis; komponen bisnis dan basis ekonomi menunjukkan transformasi menuju klaster industri terintegrasi dengan dominasi sektor industri pengolahan (48,54% PDRB) yang berorientasi ekspor; komponen sumber daya ketenagakerjaan menghadapi kesenjangan antara program pelatihan dengan kebutuhan industri modern meskipun memiliki bonus demografi 67,42% usia produktif; serta komponen sumber daya komunitas menunjukkan kemitraan kolaboratif multipihak melalui APINDO, Export Coaching Program, dan musrenbang, meskipun koordinasi antar-stakeholder masih perlu diperkuat untuk menciptakan pembangunan ekonomi yang inklusif, kompetitif, dan berkelanjutan.</p> Rezki Amalia Indah Murti Anggraeny Puspaningtyas Copyright (c) 2025 Rezki Amalia, Indah Murti; Anggraeny Puspaningtyas https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-01-07 2026-01-07 6 01 1 18 10.69957/praob.v6i01.2605