KAMPANYE ANTI PERUNDUNGAN DI SMPN 19 SURABAYA MELALUI PEMASANGAN X-BANNER ANTI PERUNDUNGAN
DOI:
https://doi.org/10.69957/relasi.v5i04.2559Keywords:
Perundungan, Kampanye, Komunikasi Pendidikan, Program Surabaya MengajarAbstract
Program Surabaya Mengajar Batch 8 yang dilaksanakan di SMPN 19 Surabaya berfokus
pada upaya edukasi dan pencegahan tindakan perundungan melalui pemasangan x-banner
kampanye bertema "Kawasan Bebas Perundungan". Perundungan dipahami sebagai
tindakan menyakiti, mengintimidasi, atau mempermalukan seseorang secara berulang yang
dapat muncul dalam bentuk fisik, verbal, sosial, maupun siber. Di kalangan peserta didik,
perundungan berpotensi mengganggu kenyamanan dan keharmonisan interaksi di
lingkungan sekolah sehingga diperlukan upaya komunikasi yang persuasif dan mudah
dipahami siswa. Sebagai bentuk intervensi, program ini memanfaatkan media visual berupa
x-banner yang dirancang dengan ilustrasi naratif, pesan sederhana, dan elemen-elemen
yang mengajak siswa untuk aktif berpartisipasi dalam mencegah perundungan. Penelitian
ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik observasi dan dokumentasi terhadap
proses perancangan, pemasangan, serta respons siswa terhadap x-banner anti
perundungan. Hasil pelaksanaan program menunjukkan bahwa x-banner ini mampu
menarik perhatian siswa, memicu diskusi mengenai perundungan, dan memperkuat pesan
bahwa lingkungan sekolah perlu dijaga sebagai kawasan bebas perundungan. x-banner
yang dipasang terbukti berfungsi sebagai media komunikasi visual yang informatif,
persuasif, dan mudah diterima oleh siswa SMP. Program ini menegaskan bahwa
pemanfaatan media visual yang dirancang secara menarik dapat menjadi strategi edukatif
yang relevan dalam mendukung terciptanya iklim sekolah yang lebih ramah dan saling
menghargai.
References
Cangara, H. (2014). Pengantar Ilmu Komunikasi (Edisi Kedua). PT Rajagrafindo Persada.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi). PT Remaja Rosdakarya.
Olweus, D. (1993). Bullying at School: What We Know and What We Can Do. Blackwell Publishers.
Salmivalli, C. (2010). Bullying and the Peer Group: A Review. Aggression and Violent Behavior, 15(2), 112-120.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Vaillancourt, T., Hymel, S., & McDougall, P. (2003). Bullying Is Power: Implications for School-Based Intervention Strategies. Journal of Applied School Psychology, 19(2), 157-176.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Hadi Firman Zyah; Dandy Kalikit Pandjukang

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang manuskripnya diterbitkan akan menyetujui ketentuan sebagai berikut:
Hak untuk publikasi semua materi jurnal yang diterbitkan di situs web RELASI: Jurnal Penelitian Komunikasi dipegang oleh dewan editorial dengan sepengetahuan penulis (hak moral tetap menjadi milik penulis).
Ketentuan hukum formal untuk mengakses artikel digital jurnal elektronik ini tunduk pada ketentuan lisensi Creative Commons-NonCommercial-ShareAlike 4.0 (CC BY-SA), yang berarti RELASI: Jurnal Penelitian Komunikasi berhak untuk menyimpan, mengubah format, mengelola di pangkalan data, memelihara dan menerbitkan artikel tanpa meminta izin dari Pencipta selama tetap mempertahankan nama Pencipta sebagai pemilik Hak Cipta.
Naskah yang dicetak dan diterbitkan secara elektronik adalah akses terbuka untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Selain tujuan tersebut, dewan editorial tidak bertanggung jawab atas pelanggaran undang-undang hak cipta.



