KAMPANYE ANTI PERUNDUNGAN DI SMPN 19 SURABAYA MELALUI PEMASANGAN X-BANNER ANTI PERUNDUNGAN

Authors

  • Hadi Firman Zyah Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Dandy Kalikit Pandjukang Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.69957/relasi.v5i04.2559

Keywords:

Perundungan, Kampanye, Komunikasi Pendidikan, Program Surabaya Mengajar

Abstract

Program Surabaya Mengajar Batch 8 yang dilaksanakan di SMPN 19 Surabaya berfokus
pada upaya edukasi dan pencegahan tindakan perundungan melalui pemasangan x-banner
kampanye bertema "Kawasan Bebas Perundungan". Perundungan dipahami sebagai
tindakan menyakiti, mengintimidasi, atau mempermalukan seseorang secara berulang yang
dapat muncul dalam bentuk fisik, verbal, sosial, maupun siber. Di kalangan peserta didik,
perundungan berpotensi mengganggu kenyamanan dan keharmonisan interaksi di
lingkungan sekolah sehingga diperlukan upaya komunikasi yang persuasif dan mudah
dipahami siswa. Sebagai bentuk intervensi, program ini memanfaatkan media visual berupa
x-banner yang dirancang dengan ilustrasi naratif, pesan sederhana, dan elemen-elemen
yang mengajak siswa untuk aktif berpartisipasi dalam mencegah perundungan. Penelitian
ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik observasi dan dokumentasi terhadap
proses perancangan, pemasangan, serta respons siswa terhadap x-banner anti
perundungan. Hasil pelaksanaan program menunjukkan bahwa x-banner ini mampu
menarik perhatian siswa, memicu diskusi mengenai perundungan, dan memperkuat pesan
bahwa lingkungan sekolah perlu dijaga sebagai kawasan bebas perundungan. x-banner
yang dipasang terbukti berfungsi sebagai media komunikasi visual yang informatif,
persuasif, dan mudah diterima oleh siswa SMP. Program ini menegaskan bahwa
pemanfaatan media visual yang dirancang secara menarik dapat menjadi strategi edukatif
yang relevan dalam mendukung terciptanya iklim sekolah yang lebih ramah dan saling
menghargai.

References

Cangara, H. (2014). Pengantar Ilmu Komunikasi (Edisi Kedua). PT Rajagrafindo Persada.

Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi). PT Remaja Rosdakarya.

Olweus, D. (1993). Bullying at School: What We Know and What We Can Do. Blackwell Publishers.

Salmivalli, C. (2010). Bullying and the Peer Group: A Review. Aggression and Violent Behavior, 15(2), 112-120.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Vaillancourt, T., Hymel, S., & McDougall, P. (2003). Bullying Is Power: Implications for School-Based Intervention Strategies. Journal of Applied School Psychology, 19(2), 157-176.

Downloads

Published

2025-12-23

How to Cite

Zyah, H. F., & Pandjukang, D. K. (2025). KAMPANYE ANTI PERUNDUNGAN DI SMPN 19 SURABAYA MELALUI PEMASANGAN X-BANNER ANTI PERUNDUNGAN. RELASI: Jurnal Penelitian Komunikasi (e-ISSN: 2807-6818), 5(04), 447–454. https://doi.org/10.69957/relasi.v5i04.2559