ANALISIS RISIKO OPERASIONAL PADA PROSES PENERIMAAN BARANG MENGGUNAKAN METODE FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA)

STUDI KASUS: PT. BERLIAN CLEANING INDUSTRY PERIODE 2025

Authors

  • Moch. Bintang Oktavyanto Nugroho Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Fausta Ari Barata Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.69957/grjb.v6i03.2992

Keywords:

Risiko Operasional, FMEA, Analisis Pareto, 5-Whys, Selisih Stok ERP, Inbound Logistics

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko operasional pada proses inbound logistics serta menentukan akar penyebab ketidaksesuaian data antara sistem ERP dan saldo fisik gudang di PT. Berlian Cleaning Industry. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan memanfaatkan data sekunder historis sebanyak 53 insiden retur material dan log transaksi ERP sepanjang tahun 2025, serta data primer melalui kuesioner instrumen penilaian ahli (expert judgment) yang diisi oleh Supervisor Operasi dan Kepala Gudang. Analisis data dilakukan secara sekuensial menggunakan Analisis Pareto, Failure Mode and Effects Analysis (FMEA), dan Analisis 5-Whys. Hasil Analisis Pareto menunjukkan bahwa komponen Gagang dan Kepala Sapu merupakan komoditas vital few yang menyumbang 76% dari total akumulasi kegagalan operasional. Perhitungan FMEA mengidentifikasi dua mode risiko paling kritis, yaitu selisih stok catatan ERP dengan fisik gudang dengan nilai Risk Priority Number (RPN) sebesar 392, serta kerusakan fisik gagang dengan nilai RPN sebesar 270. Selanjutnya, Analisis 5-Whys mengungkap bahwa belum adanya SOP zonasi karantina fisik barang retur dan lemahnya instrumen ukur pada proses Incoming Quality Control menjadi akar masalah sistemik utama. Rekomendasi penelitian berfokus pada standardisasi SOP penerimaan barang dan penguatan kontrol inventori fisik.

References

Berlianti, D. F., Abid, A. Al, & Ruby, A. C. (2024). Metode penelitian kuantitatif pendekatan ilmiah untuk analisis data. Jurnal Review Pendidikan Dan Pengajaran, 7(3), 1861–1864.

Hanafi, M. M. (2016). Manajemen risiko (Edisi 3). UPP STIM YKPN.

Heizer, J., Render, B., & Munson, C. (2020). Operations management: Sustainability and supply chain management (13th ed.). Pearson Education.

Hidayat, R., & Pratama, A. (2021). Evaluasi kesenjangan stok inventori sistem ERP terhadap saldo fisik gudang menggunakan pembobotan RPN. Jurnal Manajemen Operasi Dan Logistik, 5(2), 112–124.

Juran, J. M. (1999). Juran's quality handbook (5th ed.). McGraw-Hill.

Kasmir. (2021). Manajemen operasional dan pengendalian mutu industri. PT RajaGrafindo Persada.

Pratama, R. D., Sagita, V., & Anjelina, D. (2025). Penerapan Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) dalam mitigasi risiko operasional pergudangan. Jurnal Akuntansi, Keuangan, Dan Auditing, 6(1), 79–91.

Sari, M., & Rahmadi, T. (2022). Analisis pengendalian kualitas penerimaan bahan baku menggunakan Pareto dan diagram kausalitas. Jurnal Teknik dan Manajemen Industri, 10(1), 45–58.

Wati, T., Anjani, H. P., & Samsudin, A. (2022). Pengelolaan logistik dan administrasi pergudangan pada perusahaan manufaktur. Journal Manajemen Dan Bisnis (JMB), 5(1), 50–55.

Downloads

Published

2026-08-03

How to Cite

Nugroho, M. B. O., & Barata, F. A. (2026). ANALISIS RISIKO OPERASIONAL PADA PROSES PENERIMAAN BARANG MENGGUNAKAN METODE FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA): STUDI KASUS: PT. BERLIAN CLEANING INDUSTRY PERIODE 2025. GEMAH RIPAH: Jurnal Bisnis, 6(03), 405–414. https://doi.org/10.69957/grjb.v6i03.2992

Issue

Section

BISNIS DAN EKONOMI